Panduan Aman Olahraga Pakai Treadmill Agar Tidak Cedera

Treadmill olahraga biasanya merupakan salah satu favorit orang-orang yang baru saja mulai nge-gym. Siapapun bisa menggunakannya tanpa perlu keahlian khusus. Namun, semudah segala jenis olahraga, Anda tetap perlu mengetahui panduan yang tepat.
Selanjutnya, kita akan menganalisis lebih banyak tentang penggunaan treadmill, terutama bagi pemula, untuk membuat sesi olah raga mereka lebih efektif dan menyenangkan.

Cara aman melatih treadmill agar terhindar dari cedera

1. Pastikan Anda memakai sepatu yang nyaman

Tidakkah Anda ingin treadmill Anda berakhir dengan keluhan yang menyakitkan? Hal pertama yang harus Anda amati sebelum olahraga rajin berolahraga adalah memilih sepatu yang tepat. Sepatu olahraga di treadmill harus fleksibel sehingga bisa menahan kaki membungkuk setiap kali Anda menginjaknya.

Memilih sepatu yang tidak sesuai dengan aktivitas olahraga bisa menimbulkan keluhan. Dari lecet, sakit pinggang, Achilles tendon sakit di bagian belakang kaki (Achilles tendinitis), sakit punggung, nyeri lutut dan nyeri pinggul.

Hindari sepatu yang terlalu sempit. Antara sepatunya dan jemari harus ada ruang sekitar satu sentimeter. Tumit dengan sepatu harus terpasang dengan kuat. Jangan memilih sepatu yang terasa longgar di tumit.

Penting untuk diingat, pastikan tali pengaman di tali sepatu sebelum menaiki treadmill. Ini sangat berguna untuk mencegah cedera karena tali sepatu dipotong.

2. Kenali tim Anda

Langkah pertama dalam membuat latihan bekerja dengan lancar adalah Anda harus tahu jenis peralatan yang Anda gunakan. Karena itu, sebelum mulai menggunakannya, Anda harus memiliki pengetahuan yang jelas tentang sistem kerja dan fungsi alat.

Anda juga bisa meminta bantuan orang yang terbiasa menggunakan treadmill untuk memberi contoh saat berjalan di atasnya. Hal ini terutama berlaku jika Anda belum pernah menggunakannya sama sekali.

3. Pemanasan

Pemanasan adalah hal mendasar yang harus dilakukan saat melakukan program olah raga, dan tidak kalah pentingnya, olahraga treadmill. Sebelum berjalan di atas treadmill, Anda harus memastikan bahwa jantung, paru-paru dan otot Anda siap untuk aktivitas fisik.

Caranya mungkin bisa berjalan cepat. Apalagi di pagi hari, saat tubuh membutuhkan sinar matahari. Setelah berjalan cepat, Anda bisa meregangkan kaki perlahan. Ini akan membantu Anda saat memulai latihan yang sebenarnya.

4. Kepala harus tetap vertikal

Bahkan jika Anda berolahraga di dalam rumah dan tidak perlu takut memukul sesuatu jika Anda ceroboh, sebaiknya tetap menatap lurus ke depan dengan leher dan kepala ke atas.

Banyak orang membuat kesalahan dengan melihat ke bawah saat berlari di atas treadmill, yaitu menuju ke kaki. Sebenarnya, melihat ke bawah justru meningkatkan risiko terjatuh karena Anda kehilangan keseimbangan.

Juga hindari melihat ke samping untuk bercakap-cakap dengan orang di samping Anda saat berolahraga di treadmill. Hal yang paling benar adalah matamu dan kepalamu menghadap ke depan dan bagian belakang kepala tegak dengan punggung.

5. Gunakan tingkat kemiringan (inclination) sesuai kemampuan Anda

Menempatkan treadmill atau mendaki 1-3 persen bisa meningkatkan aktivitas dasar panggul dan otot bagian belakang paha. Ini akan memperkuat otot dan bahkan bisa membakar lebih banyak kalori dan meningkatkan daya tahan tubuh. Tapi itu menentukan tingkat kemiringan sesuai kemampuan Anda untuk menghindari cedera.

Komentar